
VIP DOMINO – Rapor Ruben Amorim di Manchester United: Nirtrofi dan Sering Kalah Manchester United akhirnya mendepak Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala, Senin (5/1/2026). Hasil imbang 1-1 kontra Leeds United pada akhir pekan lalu menjadi laga terakhirnya memimpin Setan Merah.
Amorim didepak setelah bersitegang dengan manajemen menyoal transfer dan jabatan. Pernyataannya dalam jumpa pers kontra Leeds membuat masalah itu semakin pelik.
Pelatih asal Portugal itu sebelumnya menyatakan tidak akan menyerah dan bertekad menyelesaikan kontraknya hingga Juni 2027 mendatang. Tetapi, manajemen berkata lain
1. Persentase kemenangannya kecil
Persentase kemenangan Amorim di MU tergolong rendah. Sejak ditunjuk pada November 2024, pelatih berusia 40 tahun itu hanya mampu mempersembahkan 25 kemenangan dari total 63 pertandingan di seluruh kompetisi, atau setara 39,7 persen.
Sisanya 15 kali imbang dan 23 kali menelan kekalahan. Produktivitas gol Setan Merah di era Amorim juga jadi sorotan. Mereka hanya mampu mencetak 122 gol, sementara 114 kali kebobolan, yang mencerminkan rapuhnya keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
2. Amorim gagal sumbang trofi
Di era Amorim, performa Bruno Fernandes dan kawan-kawan tetap mengalami turbulensi. Inkonsistensi yang berkepanjangan membuat Amorim pergi tanpa berhasil menyumbang trofi. Alih-alih meraih trofi, MU justru menelan rekor pahit.
Itu karena mereka finis di peringkat ke-15 dengan 42 poin di Premier League musim lalu. Posisi terburuk sejak musim 1989/90 dan poin paling sedikit sejak degradasi pada 1973/74.
3. Kandas di final Liga Europa
Pelatih kelahiran Lisbon itu sebenarnya nyaris menyumbang trofi. Di tengah masalah inkonsistensi, Amorim berhasil membawa MU ke final Liga Europa musim lalu.
Namun, misi MU meraih trofi dijegal Tottenham Hotspur. Setan Merah harus rela melihat Spurs mengangkat trofi akibat dibobol gol tunggal Brennan Johnson menit ke-41.
Baca juga : Awal Bulan yang Mantap di VIPDOMINO! Raih Kemenangan 95 Juta dari Domino99

